sponsor

Succes Story

Motivasi

Islaminfo

IT area

Unik

Health

Semua bisa Umrah dengan mudah dan Berkah


Islam merupakan agama yang sempurna, agama yang tidak hanya mengatur aspek ritualnya saja akan tetapi islam juga mengaturseluruh aspek kehidupan penganutnya, seperti  jual-beli (muamalah), pemerintahan bahkan sampai urusan suami-istri pun islam memberikan pedoman atau petunjuk yang benar.

Dalam Agama islam ada rukun-rukun yang harus dipenuhi  oleh seorang muslim, salah satunya adalah berangkat haji jika mampu. Meskipun ibadah haji merupakan rukun islam yang harus dipenuhi, akan tetapi untuk menunaikan rukun islam ke lima tersebut tidak cukup mudah, berbagai alasan melekat pada alasan mengapa haji tak kunjung ditunaikan. Bebebrapa alasan tersebut antara lain uang yang tidak sedikit , tenaga dan yang paling sering adalah karena waiting list haji yang lama.

Dari keterbatasan untuk pelaksanaan ibadah haji tersebut, Umrah merupakan langkah alternatif yang biasanya dilakukan, Mari kita ulas berbagai macam tentang Ibadah Umrah untuk menambah wawasan dalam pelaksanaan ibadah umrah.

Pengertian Umroh
Umrah disebut juga "al-hajju l-ashghar" (haji kecil), menurut bahasa berarti “berkunjung”, dan menurut istilah syar’i ialah “berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan thawaf, sa’i dan bercukur demi mengharap ridho Allah”.

Dasar hukum Umrah
1. Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ibadah umrah sampai umrah berikutnya sebagai kafarat untuk dosa di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga”. (HR Bukhari dan Muslim).

2. Dari Abu Hurairah RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Para jamaah haji dan umrah merupakan delegasi Allah. Jika mereka berdo’a kepadaNya, Allah akan mengabulkannya. Dan jika mereka meminta ampun, maka Allah akan mengampuni-nya”. (HR An-Nasaiy dan Ibnu Majah)

3. Rasulullah SAW bersabda: "Jihadnya orang yang sudah tua, anak-anak, orang yang lemah dan wanita, adalah haji dan umrah“. (HR An-Nasaiy).

Keutamaan Umrah
1.     Umrah Dapat Menghapus Dosa
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

2. Ibadah Umroh Dapat Menjauhkan dari Kefakiran dan Didekatkan kepada Surga
 “Iringilah antara ibadah haji dan umroh karena keduanya meniadakan dosa dan kefakiran, sebagaimana alat peniup api menghilangkan kotoran (karat) besi, emas, dan perak, dan tidak ada balasan bagi haji mabrur melainkan surga” (HR. At Tirmidzi, An Nasa’i, dan lainnya).

3. Umroh akan Mensucikan Hamba Allah SWT seperti Bayi yang Baru Lahir
“Barangsiapa melakukan haji ikhlas karena Allah SWT tanpa berbuat keji dan kefasikan, maka ia kembali tanpa dosa sebagaimana waktu ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Allah SWT akan Mengabulkan Permintaan Hamba-Nya
 “Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan haji dan umrah, adalah delegasi Allah (ketika) Allah menyeru mereka, maka mereka memenuhi panggilan-Nya. Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Allah akan mengabulkan (permintaan mereka).”

5. Umroh Menjadi Jihad Bagi Wanita
Dari Aisyah RA, ia berkata:
“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Rasulallah SAW menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan umroh.” (HR. Ibnu Majah).

Tips melaksanakan Ibadah Umrah
Berikut  tips untuk melaksanakan ibadah umrah agar lebih mudah dan semoga pelaksanaan ibadah umrah kita menjadi berkah.

1.    Niat
Kita tentu sudah mengerti, segala sesuatu harus dimulai dari niat, begitupula pelaksanaan ibadah umrah, niat harus kita luruskan, jangan sampai kita melakukan ibadah umrah karena manusia berupa untuk pengen dipandang atau gengsi, pamer  dan selain untuk beribadah dan mengharap ridha Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita agar  pelaksanaan ibadah Umrah hanya mengharap ridha-Nya.


2.    Belajar ilmunya

Untuk melaksanakan ibadah umrah, tentu kita harus belajar atau memahami bagaimana pelaksanaan ibadah umrah yang baik, apa yang harus dikerjakan dan apa yang dilarang. Bagaiamana tatacaranya dan hukumnya.

3.    Finansial
Ini yang tidak kalah penting, tentunya untuk menjalankan ibadah umrah di Makkah nun jauh disana, tentunya perlu biaya untuk perjalanannya dan untuk memenuhi kebutuhan disana seperti tempat tinggal, makan dan lain sebagainya. Untuk lebih mudah dalam memanajemen pembiayaan pelaksanaan ibadah haji lebih baik menggunakan Biro Travel Umrah terbaik yang akan nanti kita ulas.

4.    Fisik
Dalam memenuhi panggilan Allah SWT untuk melaksanakan ibadah Umrah, perlu melaksanakan  persiapan umrah dengan matang, selain biaya untuk perjalanan ibadah umrah kita juga harus mempersiapkan fisik kita, Umrah merupakan ibadah yang membuthkan banyak tenaga, tidak seperti sholat yang dilakukan hanya sebentar, ibadah umrah dilaksanakan selama berhari-hari dengan cuaca di arab saudi yang cukup panas melebihi cuaca panas ditanah air. Persiapan fisik tersebut bisa dilaksanakan dengan kita harus mempersiapkannya dengan makan-makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi diri kita dan harus melatih tubuh dengan berolahraga ringan seperti lari-lari kecil agar nanti ketika sa'i  tidak kaget dan terasa berat.

5.    Pilih Travel Umroh yang terbaik dan berkualitas
Ibadah umrah dengan segala kebutuhan yang harus dipersiapkannya, baik dalam mengurus administrasi perjalanan di tanah air maupun disana, sampai terkait dengan tempat tinggal, makanan, list kegiatan, dan panduan-panduan dalam pelaksanaan ibadah haji membutuhkan biro travel umrah yang terbaik dan berkualitas serta terjamin mampu memberikan pelayanan nomor satu demi kenyamanan ibadah Umrah kita,  perjalanan serta proses dalam ibadah haji yang lancar semoga memudahkan kita untuk meraih berkah ibadah umrah yang kita laksanakan.
 Menurut pendapat saya dengan mempertimbangkan segala aspek seperti : pelayanan, harga, track record, dan lain sebagainya. Untuk pemilihan biro travel umroh, disarankan untuk jamaah agar memilih travel yang sudah berpengalaman atau memiliki track record dalam memberangkatkan jamaah umroh, dan juga harus lebih slektif dalam memilih travel Umrah. Jangan hanya tergiur melihat murahnya biaya, akan tetapi harus dilihat Jadwal keberangkatannya kapan dan harus pasti, lalu bagaimana fasilitas yang diberikan travel umrah tersebut baik berupa dalam makan, administrasi, dan untuk tempat tinggal alangkah lebih baik memilih hotel minimal bintang 3 dan letak hotel tersebut tidak jauh dari Masjidil Haram.

Bagi sahabat yang masih bingung atau ragu dalam memilih biro Travel Umrah, saya ingin merekomendasi untuk biro Travel yang terbaik saat ini adalah ABU Tours.



 Mengapa harus Abu Tours?

Abu Tours merupakan Biro Travel Resmi yang dinaungi oleh PT.  Amanah Bersama Umat yang memiliki pelayanan terbaik dan sangat rekomendasi bagi jamaah yang ingin melakukan perjalanan ibadah umrah. Beberapa kelebihan Abu Tours yang saya ketahui antara lain:
1. Biaya Murah
Soal kantong, biasanya menjadi yang dipertimbangkan teman-teman dalam memilih travel umrah. Tentunya kita sangat berharap bisa menemukan Travel Umrah Murah tapi tidak mengesampingkan pelayanan yang diberikan ketika kita melaksanakan ibadah umrah. Abu Tours merupakan jawaban dari masalah tersebut. 
Mengapa bisa murah?
Karena Abu Tours telah up to date dalam penggunaan teknologi, sehingga dengan penggunaan teknologi di Abu Tours mampu menghemat dan menekan biaya operasional perusahaan, faktor lainnya adalah Abu Tours sering mengadakan kerjasama dengan berbagai maskapai penerbangan sehingga dapat memberikan promo istimewa bagi jamaah yang ingin berangkat. Dan yang lebih bagusnya, untuk mewujudkan cita-cita luhur dari Abu Tours yaitu ingin memberikan kesempatan bagi seluruh umat muslim untuk berumrah, Abu Tours menawarkan berbagai macam paket umrah sehingga bisa menyesuaikan dengan kocek dan kebutuhan para jamaah.

2. Jamaah dijadikannya raja
Kok bisa? Ya, karena Jamaah tidak perlu repot-repot dalam pengurusan barang, Perlengkapan Umrah berupa barang bawaan jamaah akan ditangani langsung oleh tim abutours sejak keberangkatan hingga kepulangan. Jadi, jamaah tidak perlu repot untuk membawanya karena anda akan mendapatkan barang bawaan anda di dalam kamar hotel. Seperti pelayanan para raja bukan?


3. Akomodasi & Transportasi
Ini yang terpenting, untuk menjaga kenyamanan ibadah Umrah jamaah agar lebih khusyu sehingga keberkahan umrah mampu diraih, penempatan Akomodasi untuk tempat tinggal dan juga kejelasan transportasi selama perjalanan ibadah Umrah serta asupan makanan harus benar-benar jelas dan terjamin.
Berdasarkan track record Abu Tours menyediakan tempat tinggal Hotel yang disediakan setara hotel bintang 5, dengan jarak ke Masjidil Haram ±100-300 meter yang memudahkan Jamaah melaksanakan ibadah solat di Masjidil Haram. Segala transportasi selama berada di arab saudi ditanggung oleh AbuTours dan untuk jamaah yang khawatir tidak cocok dengan masakan timur tengah, Abu Tours menyediakan masakan indonesia untuk para jamaah.

4. Fast and Simple
Setiap  proses pemesanan di Abu Tours dilakukan dengan lebih efisien dan efektif melalui gadget anda, Tentunya teman-teman tentusudah memiliki gadget masing-masing kan, jadi Abu Tours menyediakan pemesanan secara online dan transaksi pembayaran umrah dapat dilakukan via Transfer ATM, Kartu Kredit, Hingga Internet Banking.

Mungkin itu saja ulasan dari saya terkait dengan Seluk-beluk Ibadah Umrah sampai tips-tips Ibadah Umrah. Semoga informasi tadi bisa bermanfaat untuk pembaca dalam hal persiapan umrah dan semoga kita  mampu untuk mewujudkan impian kita untuk bisa mengunjungi Baitullah karena sudah hampir tidak ada alasan lagi untuk kita tidak melaksanakan umrah, serta n keberkahan Ibadah Umrah bisa kita raih, Aamiin. 


Kisah kerendahan Harti PM Inggris layaknya Umar Bin Khattab

Selamat Malam Sobat STONKIDS, Setelah tidak beberapa hari tidak menginap di gubug blogger penulis ini, penulis ingin membagikan sebuah peristiwa yang bisa dikatakan singkat bahkan sangat sangat singkat untuk dibagikan kepada pembaca. 

Walaupun peristiwa ini sangat singkat akan tetapi peristiwa ini memiliki makna tentang kesadaran diri dan kerendahan hati seorang pemimpin yang di butuhkan oleh seluruh masyarakatnya. Peristiwa ini diambil dari Negeri Sepakbola yaitu Inggris dan yang menjadi Subjeknya yaitu Perdana Mentri Inggris yaitu David Cameron langsung saja berikut selengkapnya :


Di siang yang terik, datanglah seorang utusan Romawi datang dari kota Damaskus di kota Madinah, mengantar surat kepada Amirul Mukminin Umar bin Khattab. Sesampainya di Madinah, utusan ini mencari istana Kepresidenan namun tidak menemukan kecuali bangunan-bangunan biasa saja.

Memasuki sebuah pasar, utusan dari Romawi tersebut memberanikan diri untuk bertanya, “Aku ingin bertemu pemimpin kalian, aku membawa surat dari Caesar di Damascus, dimana aku bisa menemui pemimpin kalian?”. Seorang laki-laki di pasar yang ditemuinya itu menunjuk ke arah sebuah kebun kurma di ujung kota, “Kamu cari saja di kebun itu, biasanya jam segini beliau sedang istirahat siang”.

Sampai di kebun, utusan itu tidak menemukan seorang pengawalpun, layaknya Caesar kalau pergi berburu banyak pengawal dan kemah-kemah. Dia hanya melihat seorang laki-laki tua tidur di atas pelepah kurma, terlihat sangat lelap dalam tidurnya.

“Hai tuan, maaf mengganggu anda beristirahat, aku mencari Umar bin Khattab, tahukah kamu dimana dia?”

“Ya, akulah Umar, ada apa?”

Utusan itu terperanjat, dalam hatinya bergumam, “Caesarku dikawal puluhan pasukan khusus di dalam istana, belum tentu bisa tidur nyenyak seperti Umar ini, di kebun, di atas pelepah kurma, tanpa pengawal! Hanya Pemimpin adil yang bisa seperti ini”.

“Ada apa?”, kata Amirul Mukminin sekali lagi, akhirnya utusan itu memberikan surat dari Caesar. Diapun pergi kembali ke Damascus membawa 1001 pertanyaan tentang pemimpin Islam.

Adalah David Cameron, Perdana Menteri Inggris. Dia sedang naik trem sambil baca koran. Yang sedang duduk itu adalah penumpang biasa.

Ada yang aneh gak? 
aneh karena PM Inggris David Cameron naik trem?
aneh karena Cameron tidak dapat tempat duduk?
aneh karena Cameron tidak dikawal? 

Gak aneh lah.. rakyat Inggris menganggap Cameron itu tidak lain adalah "pegawai" mereka, dan Cameron sendiri sadar kalau dia "pegawai" untuk rakyatnya. Tapi kalo Cameron disini? waaahhh.... hehehehe Hanya bangsa kita aja yang menciptakan "Firaun" kita sendiri, kita "dewakan" orang-orang yang sebenarnya "pegawai" kita, yang makan karena gaji dari uang-uang kita. Jadi jangan marah kalo "mereka" benar-benar Nge-Firaun dalam tugas sebagai abdi negara, karena "mereka" adalah "Firaun" ciptaan kita sendiri.

TOKO YANG MEJUAL ISTRI

 Toko yang menjual Istri  Kisah Berakna Toko yang menjual Istri

Selamat malem sob, di sela-sela waktu belajar buat try out besok mau positng yang gampang saja deh, kalo yang udah pernah baca juga gak papa., hehehe :)

TOKO YANG MENJUAL ISTRI

Toko yang menjual istri, baru saja dibuka di sebuah kota . Di sana, laki2 dapat memilih istri. Di antara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut. “Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI” Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon
kelompok istri. Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai wanita tersebut.

Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Kamu dapat memilih wanita di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko. Lalu, seorang laki2 pun pergi ke toko “istri” tersebut untuk mencari istri…

Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 1 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan. laki2 itu tersenyum,kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 2 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan senang anak kecil. Kembali laki2 itu naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 3 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil dan cantik banget. ” Wow”, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.

Lalu sampailah laki2 itu di lantai 4 dan terdapat tulisan
Lantai 4 : wanita di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cantik banget dan suka membantu pekerjaan rumah. ”Ya ampun !” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya”.

Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 5 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil,cantik banget,suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa romantis.

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012.000. Tidak ada wanita di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk Anda yang tidak pernah puas. Terima kasih telah berbelanja di toko “istri”. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat Anda.

Pesan moral ini bkn cm utk pria tpjg wanita: “Tetaplah slalu merasa puas akan pasangan yg sudah Tuhan sediakan. Jgn terus mencari yg terbaik tp jadikanlah yg baik yg ada dr yg sudah Tuhan sediakan, itulah pasangan yg terbaik bagi kamu seumur hidupmu hingga maut memisahkan.”

RESEPSI PERNIKAHAN YANG MENGHARUKAN ( Kenyataan )

 RESEPSI PERNIKAHAN YANG MENGHARUKAN ( Kenyataan )
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum Wr.Wb
Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar
Lailahaillahu Allahu Akbar,
Allahuakbar Walillah ilham.,

Selamat siang, sahabat STONKIDS, Pertama STONKIDS mengucapkan selamat hari Raya Idul Adha, 1434 H , Semoga di Hari Raya Idul Adha ini semakin meningkatkan Iman kita terhadap Allah SWT, Aamiin,
Untuk Postingan kali ini STONKIDS mau berbagi Informasi mengenai Kisah Motivasi yang baru saja terjadi, yang Insya Allah bisa memotivasi Sahabt semua bagi yang membacanya, langsung saja lanjutkan ke TKP.
 
Status sosial dan status pendidikan yang tinggi tak selamanya membuat orang semakin rendah hati. Wawasan yang luas terkadang bertolak belakang dengan jiwanya yang sempit. Menolak orang-orang yang tak 'sekelas' dengannya atau tanpa hati menghina dan merendahkan orang lain yang dianggap tak pantas masuk dalam lingkungan keluarga mereka.

Hal tersebut tak berlaku bagi Reza Hilyard Somantri dan keluarganya.

Ya... ini tentang kebesaran jiwa, cinta yang luar biasa, dan penerimaan apa adanya yang sangat menginspirasi siapa saja.

Selamat menempuh hidup baru untuk Reza Hilyard Somantri dan Putri Herlina. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Aamiin...




JOGJAKARTA - Resepsi pernikahan mengharukan terjadi di Jogjakarta tadi malam. Putri Herlina, gadis tanpa dua tangan, akhirnya mendapatkan suami pilihannya sendiri, Reza Hilyard Somantri, putra mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Maman Husein Somantri.

Bagi Putri Herlina, pernikahannya dengan Reza seperti kisah dongeng yang berakhir bahagia (happy ending). Seperti yang pernah dimuat di JPNN pada 9 Maret 2012, Lina -sapaan akrab Putri Herlina- mengaku dirinya "dibuang" orang tuanya sejak baru lahir. "Aku ditinggal di rumah sakit, mungkin karena tidak punya tangan dan mereka malu," ungkapnya.

Karena tak ada yang bertanggung jawab, Lina lantas dirawat Susiani Sunaryo. Saat itu Susiani masih berusia 25 tahun dan menjadi relawan di Yayasan Sayap Ibu. Kini Susiani menjadi ibu panti di Kadirojo, Kalasan, Sleman.

Yayasan Sayap Ibu didirikan oleh Soelastri, istri Bung Tomo, pahlawan perang Surabaya 10 November, pada 1955. Yayasan ini memang menampung anak-anak yang "tak dikehendaki" ayah-ibunya. Rata-rata mereka mengalami cacat ganda. Yakni, cacat fisik dan mental karena aborsi yang gagal. Sehari-hari mereka hidup mengandalkan donatur tidak tetap dan dana pemerintah.

Radar Jogja (JPNN Group) melaporkan, pada acara resepsi pernikahan di Gedung Mandala Bakti Wanitama, Jogjakarta, tadi malam, Lina terlihat bahagia. Gadis yang pada 3 Oktober lalu menginjak usia 25 tahun itu terlihat cantik dan ceria mendampingi sang suami di pelaminan.

Dengan keterbatasan fisiknya, Putri tanpa canggung menerima ucapan selamat dari keluarga besar serta undangan yang hadir. Beberapa tamu tampak tak bisa menahan haru menyaksikan kebahagiaan pasangan tersebut.

Keluarga besar Yayasan Sayap Ibu yang diwakili Djoko Pramono mengakui, Lina merupakan sosok panutan bagi adik-adiknya di Yayasan Sayap Ibu. Sejak kecil diasuh di yayasan tersebut, Lina tidak ingin dimanjakan saat mengalami kesulitan. "Anaknya benar-benar mandiri. Melakukan aktivitas apa pun dia tidak mau bergantung pada orang lain," jelas Djoko, 62, di sela-sela pesta pernikahan.

Saat digelar resepsi pernikahan, orang tua Reza, Maman Husein Somantri dan Neneng Widaningsih, tampak tersenyum saat putranya mendapatkan istri pilihannya. Sayang, keluarga Reza hingga akhir resepsi mengaku belum bisa memberikan keterangan.

Seperti dimuat Jawa Pos, Lina memang tak pernah menyerah dengan keterbatasannya sebagai difabel. Dia tak mau kalah dengan anak lain. Dia berhasil lulus SD Muhammadiyah Sambisari, Sleman, dengan nilai memuaskan. Kemudian, dia melanjutkan ke SMP RC di Solo, setelah itu ke SMA Muhammadiyah 6 Surakarta. "Di sekolah aku selalu ingin duduk di depan. Di samping meja aku taruh kursi lagi untuk menulis," cerita Lina.

Jika menulis di atas meja, itu terlalu tinggi untuk dijangkau kakinya. Karena tekun belajar, Lina pun lulus dengan nilai bagus pada 2009. Setelah itu dia ikut kursus bahasa Inggris intensif. Lalu ikut pelatihan di Yakkum Bethesda yang memang sering mengadakan training untuk kalangan difabel. Lina lantas bekerja sebagai resepsionis atau penerima tamu di kantor pusat Yayasan Sayap Ibu Jogjakarta yang lokasinya di Pringwulung, Condongcatur, Sleman.

Di sana dia juga ikut menangani kegiatan administrasi, seperti mengetik data donatur atau menulis undangan acara penggalangan dana. Dua tahun sebagai staf di kantor pusat, Lina memilih kembali ke rumah masa kecilnya. "Terus terang, aku lebih betah di sini. Aku ingin berbakti pada Ibu dan ikut merawat adik-adikku," kata Lina.

Agenda harian Lina lengkap, mulai memandikan, mengganti popok, memberikan susu, dan menyuapi balita yang sudah bisa diberi makanan padat. Suatu ketika, ada donatur baik hati yang ingin membuatkannya tangan palsu. Para pegawai yayasan pun antusias meminta Lina untuk segera memilih yang pas.

"Ayo Lin, mumpung ada yang mau buatin tangan. Suatu saat kamu kan menikah, punya suami," ujar Lina menirukan komentar salah seorang pengurus yayasan.

Tapi, justru dengan alasan itu dia menolak halus tawaran tangan palsu. "Aku ingin suami yang mencintaiku apa adanya," katanya. "Lelaki sering memandang wanita dari kelebihannya saja. Aku ingin suamiku tahu kekuranganku. Toh, kita bakal hidup bersama sampai mati kan," ujar Lina.

Tadi malam Lina resmi menjadi istri Reza. "Semoga kedua pasangan, Lina dan Reza, hidup bahagia sampai anak cucu," ujar Djoko Pramono yang sehari-hari dipanggil ayah oleh Lina. (tim radar jogja/c2/kim)

Seklumit Cerita Miris Dahlan Iskan

Kisah Dahlan Iskan Sekolah Nggak Pakai Sandal, Hingga Jadi Tukang Demo


 
Kisah Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika menjadi pembicara dlm acara peringatan Dies Natalis Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon. Pada kesempatan itu, Dahlan bercerita soal masa sulitnya saat sekolah.
Mantan Direktur Utama PLN ini menceritakan latar belakangnya yg berasal dari keluarga miskin.  Bahkan saat SD hingga SMP, dia tak menggunakan alas kaki saat sekolah, yg jaraknya 6 km.
"Saya punya sepatu pertama kelas 2 SMA. Itupun sepatu bekas & berlubang. Saya nggak berani pakai. Saya hanya pakai saat Senin di upacara bedera. Saat SD, SMP saya sekolah nggak pakai sandal, pulang pergi 6 km. Saya rasanya jauh lebih miskin nggak pernah mengeluh," ucap Dahlan di depan ribuan mahasiswa Universitas Pattimura, Ambon, Kamis 26/9/13.

Namun hal tersebut tak membuatnya mengeluh. Dahlan bercerita, dulu banyak rekan seusianya yg memiliki nasib serupa.
"Saya rasanya jauh lebih miskin nggak pernah mengeluah atau saya nggak punya ibu. Nggak punya universitas terbaik utk mengeluh. Mungkin saya jauh lebih miskin dari anda. Kenapa saya nggak mengeluh & menderita, krn temen saya semua miskin," jelasnya.



Selain berbagai masa remajanya, pemilik group media Jawa Pos ini mengaku saat masa kuliah sibuk demo & kegiatan di organisasi kampus, pria kelahiran Magetan harus drop out (DO) pada semester III di IAIN Walisongo, Cabang Samarinda.
"Saya pernah kuliah FH tapi 1,5 tahun terus DO. Saya blm pilih jurusan perdata atau pidana. Sekarang mahasiswa sulit DO krn ada SKS. Saya keaysikan demo nggak pernah kuliah. Terus ujian pasti lulus ujian. Saya keasikan demo, urus mahasiswa kampus terus DO," jelasnya. (dt)


zwani.com myspace graphic comments

STONKIDS

STONKIDS =>> SITUS BERBAGI ILMU TERPERCAYA - KNOWLEDGE SHARING SITE

Cerita KISAH NYATA | ANAK CACAT ITU BERNAMA SALIM

"ANAK CACAT ITU BERNAMA SALIM"
gambar : Ilustrasi

Sumber : Penulis Internet (Saya Lupa dari mana)
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim . Belum sampai 30 tahun usiaku ketika istriku melahirkan anak pertamaku. Masih aku ingat malam itu, dimana aku menghabiskan malam bersama dengan teman-temanku hingga akhir malam, dimana waktu semalaman aku isi dengan ghibah dan komentar-komentar yang haram.

Akulah yang paling banyak membuat mereka tertawa, membicarakan aib manusia, dan mereka pun tertawa.

Aku ingat malam itu, dimana aku membuat mereka banyak tertawa. Aku punya bakat luar biasa untuk membuat mereka tertawa. Aku bisa mengubah nada suara hingga menyerupai orang yang aku tertawakan.

Aku menertawakan ini dan itu, hingga tidak ada seorangpun yang selamat dari tertawaanku walaupun ia adalah para sahabatku. Hingga akhirnya sebagian dari mereka menjauhiku agar selamat dari lisanku.

Aku ingat pada malam itu aku mengejek seorang yang buta, yang aku melihatnya sedang mengemis di pasar. Lebih buruk lagi, aku meletakkan kakiku di depannya untuk mendorongnya hingga ia goyah dan jatuh, hingga dia berpaling dengan kepalanya dan tidak mengetahui apa yang ia katakan. Leluconku menyebabkan orang-orang yang ada di pasar tertawa.

Aku kembali ke rumah dalam keadaan terlambat seperti biasa. Aku mendapati istriku yang sedang menungguku tengah bersedih. Dia bertanya padaku, darimana saja aku? Aku menjawabnya dengan sinis, “Aku lelah.” Kelelahan tampak jelas diwajahnya. Ia berkata dengan menangis tersedu, “Aku lelah sekali, tampaknya waktu persalinanku sudah dekat.”

Dalam diamnya, air matanya menetes di pipinya. Aku merasa bahwa aku telah mengabaikan istriku dalam hal ini. Seharusnya aku memperhatikannya dan mengurangi begadangku, lebih khusus di bulan kesembilan dari kehamilannya ini.

Akhirnya, aku membawanya ke rumah sakit dengan segera dan aku masuk ke ruang bersalin. Aku seakan merasakan sakit yang sangat beberapa saat. Aku menunggu persalinan istriku dengan sabar, tapi ternyata sulit sekali proses persalinannya. Aku menunggu lama sekali hingga aku kelelahan. Maka aku pulang ke rumah dengan meninggalkan nomor HP ku di rumah sakit dengan harapan mereka mengabariku.

Setelah beberapa saat, mereka menghubungiku dengan kelahiran Salim. Maka aku bergegas ke rumah sakit. Pertama kali mereka melihatku, aku bertanya tentang kamarnya.

Tetapi mereka memintaku untuk menemui dokter yang bertanggung jawab dalam proses persalinan istriku. Aku berteriak kepada mereka: “Dokter apa? Aku hanya perlu melihat anakku.” Akan tetapi mereka mengatakan: “Anda harus menemui dokter terlebih dahulu.”

Akhirnya aku menemui dokter tersebut. Lantas dia berbicara kepadaku tentang musibah dan ridha terhadap takdir. Kemudian ia berkata: “Mata kedua anak anda buruk, dan sepertinya dia akan kehilangan penglihatannya!”

Aku menundukkan kepala dan berusaha mengendalikan ucapanku. Aku jadi teringat dengan pengemis buta yang aku dorong di pasar dan menertawakannya di hadapan manusia.

Maha Suci Allah, sebagaimana engkau mengutuk, maka engkau akan dikutuk. Aku sangat sedih dan tidak mengetahui apa yang aku katakan. Kemudian aku ingat istri dan anakku. Aku berterima kasih kepada dokter atas kelemah lembutannya, lantas aku berlalu dan tidak melihat istriku.

Adapun istriku maka dia tidak bersedih, dia ridha dan beriman terhadap takdir Allah. Seringkali ia menasehatiku untuk menjaga diri dari menertawakan orang lain, dan ia juga senantiasa mengulang-ulanginya agar aku tidak ghibah.

Kami keluar dari rumah sakit bersama Salim. Sungguh, aku tidak banyak memperhatikannya. Aku menganggapnya tidak ada di rumah. Ketika tangisannya sangat keras, aku lari ke lorong untuk tidur di sana. Sedangkan istriku sangat memperhatikan dan mencintainya. Sebenarnya aku tidak membencinya, tetapi masih belum bisa mencintainya.

Salim pun semakin besar. Mulailah dia merangkak, akan tetapi cara merangkaknya aneh. Umurnya hampir setahun, dan mulailah dia berjalan. Maka semakin jelas jika dia pincang. Maka beban yang berada di pundakku semakin besar. Setelah itu istriku melahirkan anak yang normal setelahnya, Umar dan Khalid.

Berlalulah beberapa tahun dan Salim semakin besar, dan tumbuh besar pula saudara-saudaranya. Aku sendiri tidak seberapa suka duduk-duduk di rumah, seringkali aku menghabiskan waktu bersama dengan teman-temanku.

Istriku tidak pernah putus asa untuk senantiasa menasehatiku. Dia senantiasa mendoakanku agar mendapat hidayah. Dia tidak pernah marah terhadap perbuatanku yang gegabah. Akan tetapi, ia sangat bersedih jika melihatku banyak memperhatikan saudara-saudara Salim, sementara kepada Salim aku meremehkannya.

Salim semakin besar dan harapanku kepadanya juga semakin besar. Aku tidak melarang ketika istriku memintaku agar mendaftarkan Salim di salah satu sekolah khusus penyandang cacat. Tidak terasa aku telah melalui beberapa tahun hanya aku gunakan untuk bekerja, tidur, makan dan begadang dengan teman-temanku.

Pada hari Jumat, aku bangun pada pukul 11.00 waktu zhuhur. Dan ini masih terlalu pagi bagiku, dimana ketika itu aku diundang untuk menghadiri suatu perjamuan. Aku berpakaian, mengenakan wewangian dan hendak keluar. Aku berjalan melalui lorong rumah, namun wajah Salim menghentikan langkahku. Dia menangis dengan meluap-luap!

Ini adalah kali pertama aku memperhatikan Salim semenjak dia masih kecil. Telah berlalu 10 tahun, tetapi aku tidak pernah memperhatikannya. Aku mencoba untuk pura-pura tidak tahu, tetapi tidak bisa. Aku mendengarkan suaranya yang sedang memanggil ibunya, sementara aku sendiri berada di dalam kamar. Aku melihatnya dan berusaha mendekat kepadanya.

Aku berkata: “Salim, mengapa engkau menangis?” Ketika mendengar suaraku, ia berhenti menangis. Maka ketika ia merasa aku telah berada di dekatnya, dia mulai merasakan apa yang ada di sekitarnya dengan kedua tangannya yang kecil. Dengan apakah dia melihat? Aku merasa bahwa dia berusaha untuk menjauh dariku!!

Seolah-olah ia berkata: “Sekarang engkau telah merasakan keberadaanku. Dimana saja engkau selama 10 tahun yang lalu?!” Aku mengikutinya, ia masuk ke dalam kamarnya. Ia menolak memberitahukan kepadaku sebab dari tangisannya. Maka aku mencoba untuk berlemah lembut kepadanya. Mulailah Salim menjelaskan sebab tangisannya. Aku mendengar ucapannya, dan aku mulai bangkit.

Apakah kalian tahu apa yang menjadi sebabnya!! Saudaranya, Umar, terlambat, terlambat mengantarkannya pergi ke masjid, sebab ketika itu adalah shalat jumat, dia khawatir tidak mendapatkan shaf pertama.

Ia memanggil Umar, ia memanggil ibunya, akan tetapi tidak ada yang menjawabnya, akhirnya ia menangis. Aku melihat airmata yang mengalir dari kedua matanya yang tertutup. Aku belum bisa memahami kata-katanya yang lain. Aku meletakkan tanganku kepadanya dan berkata: “Apakah untuk itu engkau menangis, wahai Salim…?!”

Dia berkata, “Ya…”

Aku telah lupa dengan teman-temanku, aku telah lupa dengan undangan perjamuan.

Aku berkata: “Salim, jangan bersedih! Tahukah engkau siapakah yang akan berangkat denganmu pada hari ini ke Masjid?”

Ia berkata: “Dengan Umar tentunya, tetapi ia selalu terlambat.”

Aku berkata: “Bukan, tetapi aku yang akan pergi bersamamu.”

Salim terkejut, ia seakan tidak percaya. Dia mengira aku mengolok-oloknya. Dia meneteskan airmata kemudian menangis. Aku mengusap airmatnya dengan tanganku dan aku pegang tangannya. Aku ingin mengantarkannya dengan mobil, tetapi ia menolak seraya mengatakan: “Masjidnya dekat, aku hanya ingin berjalan menuju masjid!”

Aku tidak ingat kapan kali terakhir aku masuk ke dalam masjid. Akan tetapi ini adalah kali pertama aku merasakan adanya takut dan penyesalan atas apa yang telah aku lalaikan selama beberapa tahun belakangan.

Masjid itu dipenuhi dengan orang-orang yang shalat, kecuali aku mendapati Salim duduk di shaf pertama. Kami mendengarkan khutbah jumat bersama, dan dia shalat di sampingku. Bahkan, sebenarnya akulah yang shalat di sampingnya.

Setelah shalat, Salim meminta kepadaku sebuah mushaf. Aku merasa aneh, bagaimana dia akan membacanya padahal ia buta? Aku hampir saja mengabaikan permintaannya dan berpura-pura tidak mengetahui permintaannya. Akan tetapi aku takut jika aku melukai perasaannya.

Akhirnya aku mengambilkan sebuah mushaf. Aku membuka mushaf dan memulainya dari surat al Kahfi. Terkadang aku membalik-balik lembaran, terkadang pula aku melihat daftar isinya.

Maka ia mengambil mushaf itu dari tanganku kemudian meletakkannya. Aku berkata: “Ya Allah, bagaimana aku mendapatkan surat al kahfi, aku mencari-carinya hingga mendapatkannya di hadapannya!!”

Mulailah ia membaca surat itu dalam keadaan kedua matanya tertutup. "Ya Allah…!! Ia telah hafal surat al Kahfi secara keseluruhan!" (Dalam hatiku)

Aku malu pada diriku sendiri. Aku memegang mushaf, namun aku rasakan seluruh anggota badanku menggigil. Aku baca dan aku baca. Aku berdoa kepada Allah agar mengampuniku dan memberi petunjuk kepadaku.

Aku tidak kuasa, maka mulailah aku menangis seperti anak kecil. Manusia masih berada di masjid untuk mendirikan shalat sunnah. Aku malu pada mereka, maka mulailah aku menyembunyikan tangisanku. Maka berubahlah tangisan itu menjadi isakan.

Aku tidak merasakan apa-apa ketika itu kecuali melalui tangan kecil yang meraba wajahku dan mengusap kedua airmataku. Dialah Salim!! Aku dekap dia ke dadaku dan aku melihatnya. Aku berkata kepada diriku sendiri, “Engkau tidaklah buta wahai anakku, akan tetapi akulah yang buta, ketika aku bersyair di belakang orang fasiq yang menyeretku ke dalam api neraka.”

Kami kembali ke rumah. Istriku sangat gelisah terhadap Salim. Namun seketika itu juga kegelisahannya berubah menjadi airmata kebahagiaan ketika ia mengetahui bahwa aku telah shalat jumat bersama Salim.

Sejak saat itu, aku tidak pernah ketinggalan untuk mendirikan shalat jamaah di masjid. Aku telah meninggalkan teman-teman yang buruk.

Sekarang aku telah mendapatkan banyak teman yang aku kenal di masjid. Aku merasakan nikmatnya iman bersama mereka. Aku mengetahui dari mereka banyak hal yang dilalaikan oleh dunia. Aku tidak pernah ketinggalan mendatangi kelompok-kelompok pengajian atau shalat witir.

Aku telah mengkhatamkan al Quran beberapa kali dalam sebulan. Lisanku telah basah dengan dzikir agar Allah mengampuni dosa-dosaku berupa ghibah dan menertawakan manusia. Aku merasa lebih dekat dengan keluargaku.

Hilang sudah ketakutan dan belas kasihan yang selama ini ada di mata istriku. Senyuman tidak pernah pergi menjauhi wajah anakku, Salim. Siapa yang melihatnya akan mengira bahwa dia adalah seorang malaikat dunia beserta isinya. Aku banyak memuji Allah atas segala nikmat-Nya.

Suatu hari, teman-temanku yang shalih menetapkan diri melakukan safar untuk berdakwah. Aku ragu-ragu untuk pergi. Aku melakukan istikharah dan bermusyawarah dengan istri. Aku merasa dia akan menolak keinginanku.

Akan tetapi ternyata sebaliknya, ia menyetujui keinginanku! Aku sangat bahagia, bahkan ia memotivasiku. Dia telah melihat masa laluku, dimana aku melakukan safar tanpa musyawarah dengannya sebagai bentuk kefasiqan dan perbuatan jahat.

Aku menghadap ke arah Salim. Aku mengabarinya jika aku hendak melakukan safar. Maka dia memegangku dengan kedua tangannya yang masih kecil sebagai ungkapan selamat jalan.

Aku telah meninggalkan rumahku lebih dari satu bulan. Selama itu, aku masih senantiasa menghubungi istriku dan juga berbicara kepada anak-anakku selama ada kesempatan. Aku sangat rindu kepada mereka.

Ah, betapa rindunya aku kepada Salim. Aku sangat ingin mendengarkan suaranya. Dialah satu-satunya yang belum berbicara denganku semenjak aku melakukan safar. Bisa jadi karena dia berada di sekolah, bisa juga dia berada di masjid ketika aku menghubungi mereka.

Setiap kali aku berbicara dengan istriku perihal kerinduanku padanya (Salim), maka ia tertawa suka cita dan bahagia. Kecuali kali terakhir aku meneleponnya, aku tidak mendengar tawanya seperti biasa, suaranya berubah.

Aku berkata kepadanya: “Sampaikan salamku kepada Salim.” Istriku menjawab: “Insya Allah…!” Kemudian ia terdiam.

Terakhir, aku pun kembali ke rumah. Aku ketuk pintu. Aku berangan-angan jika Salim yang akan membukakan pintu itu. Akan tetapi, aku mendapati anakku Khalid yang usianya belum sampai 4 tahun membukakan pintu. Aku gendong dia, dan dia berteriak-teriak: “Baba…baba…”

Aku tidak tahu kenapa dadaku berdebar ketika memasuki rumah.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Istriku menyambutku. Wajahnya mulai berubah, seolah-olah kebahagiaannya dibuat-buat.

Aku perhatikan ia baik-baik kemudian aku bertanya: “Ada apa denganmu?”

Ia berkata: “Tidak apa-apa.”

Tiba-tiba aku teringat Salim, maka aku berkata: “Dimana Salim.”

Istriku menundukkan wajahnya dan tidak menjawab. Airmata yang masih hangat menetes di pipinya.

Aku berteriak, “Salim…! Di mana Salim?”

Aku mendengar suara anakku Khalid yang hanya bisa mengatakan: “Baba…”

“Salim telah melihat surga,” kata istriku.

Istriku tidak kuasa dengan situasi ketika itu. Ia hendak menangis, hampir saja ia pingsan. Maka kemudian aku keluar dari kamar.

Aku tahu setelah itu, bahwa Salim terserang panas yang sangat tinggi beberapa hari sebelum kedatanganku. Istriku telah membawanya ke rumah sakit, ketika tiba disana maka ia menghembuskan nafas terakhir. Ruhnya telah meninggalkan jasadnya.

Aku mengira, anda semua wahai para pembaca akan menangis, dan air mata anda akan mengalir sebagaimana air mata kami juga mengalir. Anda akan tersentuh sebagaimana kami juga tersentuh.

Aku berharap Anda semua tidak lupa untuk mendoakan Salim, lebih khusus lagi bagi ibunya yang tetap teguh menjalankan tugasnya walaupun suaminya pergi. Jadilah ibu tersebut seperti perusahaan sebenarnya yang menghasilkan kaum laki-laki yang kuat. Semoga Allah membalas amal kebaikannya.

(Pelaku dari kisah ini termasuk diantara dai yang ternama dan terkenal. Ia memiliki banyak rekaman, ceramah dan tulisan.)

zwani.com myspace graphic comments
STONKIDS
STONKIDS => SITUS BERBAGI ILMU BERMANFAAT - SITE OF SHARING KNOWLEDGE

19 TANDA KEMATIAN YANG MULIA (KHUSNUL KHOTIMAH)

19 TANDA KEMATIAN YANG MULIA (KHUSNUL KHOTIMAH)



Pertama: Mereka yang dapat mengucapkan syahadah menjelang kematian sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadis sahih, antaranya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Barang siapa yang ucapan terakhirnya ‘Laa ilaaha illallah’, maka dia masuk syurga.” (Hadis Hasan)

Ke-2: Kematian yang disertai dengan basahnya kening dengan keringat atau peluh berdasarkan hadis Buraidah bin Hushaib r.a: Dari Buraidah bin Khusaib RA bahawa ketika dia berada di Khurasan sedang membesuk seorang sahabatnya yang sakit dia mendapatinya sudah meninggal tiba-tiba keningnya berkeringat maka dia berkata: “Allahu Akbar!, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Kematian seorang mukmin disertai keringat di keningnya.” (Hadis Sahih)

Ke-3: Mereka yang (baik-baik dan soleh) meninggal dunia pada malam Jumaat atau siangnya berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Tidaklah seorang Muslim yang meninggal pada hari Jumaat atau malam Jumaat melainkan Allah melindunginya daripada seksa kubur.”

Ke-4: Meninggal dalam keadaan syahid di medan perang sebagaimana artinya: “Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahawa orang-orang yang terbunuh di jalan Allah mati, tetapi mereka hidup diberi rezeki di sisi Tuhan mereka. Mereka bergembira dengan kurnia yang diberikan Allah kepada mereka dan memberi khabar gembira kepada orang yang belum mengikuti mereka di belakang janganlah mereka takut dan sedih. Mereka memberi khabar gembira dengan kenikmatan dari Allah dan kurniaNya dan bahwa Allah tidak mensia-siakan balasan bagi orang-orang beriman.” (QS Ali Imran:169-171)

Rasulullah SAW juga pernah bersabda: “Orang yang syahid mendapatkan enam perkara: Diampuni dosanya sejak titisan darahnya yang pertama; diperlihatkan tempatnya dalam syurga; dijauhkan dari seksa kubur; diberi keamanan dari goncangan yang dahsyat di hari kiamat; dipakaikan mahkota keimanan; dinikahkan dengan bidadari syurga; diizinkan memberi syafaat bagi tujuh puluh anggota keluarganya.”

Ke-5: Mereka yang meninggal dunia ketika berjuang di jalan Allah (bukan terbunuh) berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Apa yang kalian nilai sebagai syahid antara kalian? Mereka berkata: Ya Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah, maka dia syahid. Beliau berkata: Jadi sesungguhnya syuhada’ umatku sedikit.” Mereka berkata: “Lalu siapa mereka Ya Rasulullah?” Baginda bersabda: “Barang siapa yang terbunuh di jalan Allah syahid, barang siapa yang mati di jalan Allah syahid, barang siapa yang mati kerana wabak taun syahid, barang siapa yang mati kerana penyakit perut syahid dan orang yang tenggelam syahid.”

Ke-6: Mati kerana satu wabah penyakit tahun berdasarkan beberapa hadis antaranya: Rasulullah SAW bersabda: “Wabah tahun adalah kesyahidan bagi setiap Muslim.”

Daripada Aisyah RA, ia bertanya kepada Rasulullah mengenai wabak taun. Rasulullah SAW menerangkan bahawa wabak taun itu adalah satu azab (bala) daripada Allah yang diantar kepada siapa yang dikehendakinya, dan Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi hambanya yang beriman. Maka seseorang (Mukmin) yang berada di daerah yang ditimpa wabak taun, dan terus tinggal di situ dan bersabar menghadapi bala itu serta mengetahui yang dia tidak akan terkena kecuali menurut apa yang telah ditentukan Allah. Baginya pahala seperti pahala orang yang mati syahid.

Ke-7: Mereka yang mati kerana penyakit dalam perut berdasarkan hadis di atas.

Ke-8 dan ke-9: Mereka yang mati kerana tenggelam dan terkena runtuhan berdasarkan sabda Nabi SAW: “Syuhada ada lima: yang mati kerana wabak taun, karena penyakit perut, yang tenggelam, yang terkena runtuhan dan yang syahid di jalan Allah.”

Ke-10: Matinya seorang wanita dalam nifasnya disebabkan melahirkan anaknya: Dari Ubadah bin Shamit RA bahawa Rasulullah SAW menjenguk Abdullah bin Rawahah RA dan berkata: Beliau tidak berpindah dari tempat tidurnya lalu berkata: “Tahukah kamu siapa syuhada’ dari umatku?” Mereka berkata: “Terbunuhnya seorang Muslim adalah syahid.” Baginda berkata: “Jadi sesungguhnya para syuhada’ umatku, terbunuhnya seorang Muslim syahid, mati kerana wabak taun syahid, wanita yang mati kerana janinnya syahid (ditarik oleh anaknya dengan tali arinya ke syurga).”

Ke-11 dan ke-12: Mereka yang mati karena terbakar dan sakit bengkak panas yang menimpa selaput dada di tulang rusuk, ada beberapa hadis yang terkait yang paling masyhur: Dari Jabir bin ‘Atik dengan sanad marfu’: “Syuhada’ ada tujuh selain terbunuh di jalan Allah: yang mati kerana wabak taun syahid; yang tenggelam syahid; yang mati kerana sakit bengkak yang panas pada selaput dada syahid; yang sakit perut syahid; yang mati terbakar syahid; yang mati terkena runtuhan syahid; dan wanita yang mati setelah melahirkan syahid.”

Ke-13: Mereka yang mati kerana sakit TB berdasarkan hadis: Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Terbunuh di jalan Allah syahid, wanita yang mati kerana melahirkan syahid, orang yang terbakar syahid, orang yang tenggelam syahid, dan yang mati kerana sakit TB syahid, yang mati kerana sakit perut syahid.” (Hadis Hasan)

Ke-14: Mereka yang mati kerana mempertahankan hartanya yang hendak dirampas. Dalam hal itu ada beberapa hadis di antaranya: Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang terbunuh kerana hartanya (dalam riwayat: barang siapa yang hartanya diambil tidak dengan alasan yang benar lalu dia mempertahankannya dan terbunuh,) maka dia syahid.”

Ke-15 dan ke-16: Mereka yang mati kerana mempertahankan agama dan dirinya: Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang terbunuh kerana hartanya syahid, barang siapa yang terbunuh kerana keluarganya syahid, barang siapa yang terbunuh kerana agamanya syahid, barang siapa yang terbunuh kerana darahnya syahid.”

Ke-17: Mereka yang mati dalam keadaan ribath (berjaga-jaga di perbatasan) di jalan Allah. Ada dua hadis dalam hal itu salah satunya: Rasulullah SAW bersabda: “Ribath sehari semalam lebih baik dari berpuasa dan qiyamullail selama sebulan, dan jika mati maka akan dijalankan untuknya amalan yang biasa dikerjakannya, akan dijalankan rezekinya dan diamankan dari fitnah.”

Ke-18: Mati ketika melakukan amal soleh berdasarkan hadis Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Barang siapa yang mengucapkan: ‘Laa ilaaha illallah’ mengharapkan wajah Allah lalu wafat setelah mengucapkannya maka dia masuk syurga, barang siapa berpuasa satu hari mengharapkan wajah Allah lalu wafat ketika mengerjakannya maka dia masuk syurga, barang siapa yang bersedekah dengan satu sedekah mengharapkan wajah Allah lalu wafat ketika mengerjakannya maka dia masuk syurga.”

Ke-19: Mereka yang dibunuh oleh penguasa yang zalim kerana memberi nasihat kepadanya: Rasulullah SAW bersabda: “Penghulu para syuhada’ adalah Hamzah bin Abdul Mutalib dan seseorang yang mendatangi penguasa yang zalim, lalu dia memerintahkan yang baik dan melarang dari yang mungkar lalu dia dibunuhnya.” Hadis dikeluarkan oleh Al-Hakim dan disahihkannya, dan Al Khatib.

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci dan semoga kita semua terlebih yang Baca & Bagikan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah ♥
Aamiiiin...

Dikutip dari Fans Page Facebook Strawberry


zwani.com myspace graphic comments
STONKIDS
STONKIDS => SITUS BERBAGI ILMU BERMANFAAT - SITE OF SHARING KNOWLEDGE

Kisah Rahasia di Balik Kehilangan

Kisah Rahasia di Balik Kehilangan 



Di suatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya..
"Nak, apa kamu sayang Papa?"(Tanya seorang ayah kepada putrinya)
Si anak menjawab, "Tentu saja aku sayang Papa".

Ayahnya tersenyum lalu bertanya,
"Kalau begitu, boleh Papa minta kalungmu?"
Lalu si anak menjawab, "Papa, aku sayang Papa tapi aku juga sayang sama kalung ini".
Lalu ayahnya berkata, "Ya sudah tidak apa2, Papa hanya bertanya saja"
Si ayah lalu pergi.,

di malam berikutnya selama 3 hari berturut- turut ayahnya menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab dengan kata - kata yang sama.

Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu,
"Kenapa tiba - tiba Papa mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian dari Papa juga".

Malam berikutnya sang ayah menanyakan hal yang sama,
lalu si anak berkata:
"Papa, Papa tahu aku sayang sama Papa & juga kalung ini. Tapi
kalau Papa mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Papa".
Si anak memberikan kalungnya & ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri, lalu ayahnya memasukan tangan kanannya ke saku kanan & mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.

Ayahnya mengenakannya
pada leher anaknya, "Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Papa sejak pertama kali Papa meminta kalungmu, tapi Papa menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu & Papa gantikan dengan yang lebih baik & indah."
Si anak pun menangis terharu..

Seringkali kita merasa Tuhan tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia jug yang mengambilnya.
Kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa. Tapi tidakkah kita tahu di saat Tuhan mengambil sesuatu yang
berharga dari kita, ternyata
Tuhan punya rencana lain. Dia mau menggantikan yang "LEBIH BAIK" lagi dari apa yang sudah kita miliki sekarang..

zwani.com myspace graphic comments
STONKIDS
STONKIDS => SITUS BERBAGI ILMU BERMANFAAT - SITE OF SHARING KNOWLEDGE